Gelombang Perairan Maluku Membahayakan

Kompas.com - 16/01/2009, 05:18 WIB

AMBON, JUMAT - Stasiun Metereologi Pattimura Ambon memperkirakan gelombang di perairan Maluku dan sekitarnya pada 14 hingga 19 Januari ini sangat membayakan bagi armada-armada pelayaran maupun kapal nelayan.

Menurut prakirawan Stasiun Metereologi Pattimura Ambon, Agie Walandari, Kamis, ketinggian gelombang di perairan Maluku dalam periode itu mencapai 2,5 hingga 6 meter.

"Jadi tenggang waktu tersebut masyarakat dihimbau mewaspadai kemungkinan terjadi hujan deras disertai guntur dan angin kencang serta puting beliung,"tambahnya.

Agie memprakirakan kencangnya angin sekitar 45 KM per jam, sedangkan tingg gelombang berkisar 2,5 - 6 meter dengan alun sedang antara 2 - 4 meter.

"Gelombang tinggi diprakirakan melanda laut Aru dan laut Arafura yakni 7 meter sehingga sangat rawan bagi aktifitas pelayaran,"katanya.

Peringatan juga soal kemungkinan terjadinya bahaya banjir dan tanah longsor di daerah-daerah rawan karena kemungkinan terjadi hujan deras.

Semntara itu, Plt Adpel Ambon, Abraham Lesnussa, secara terpisah, telah menghimbau masyarakat agar memperhatikan kelayakan pelayaran mengingat kondisi laut di perairan setempat kurang bersahabat.

"Kami senantiasa mengingatkan para pemudik agar memperhatikan kelayakan pelayaran sehingga mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah laut yang tidak diinginkan sehubungan kondisi gelombang di perairan Maluk cukup tinggi,"ujarnya.

Apalagi untuk kapal layar berbodi kayu, speedboat dan ketinting(perahu tradisional-red) yang sering mengabaikan kelayakan berlayar. Bahkan, terkadang memaksakan kehendak untuk naik dengan kapasitas angkut tidak mampu menampung.

"Cilakanya apabila terjadi musibah laut barulah petugas Adep, Syahbandar dan polisi di pelabuhan dipersalahkan pihak keluarga korban. Padahal, biasanya sudah diperingatkan, bahkan Surat Ijin Berlayar (SIB) sering tidak diurus dan memutuskan berlayar dengan risiko,"demikian Abraham Lesnussa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau